Tampilkan postingan dengan label 2006. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2006. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 September 2015

Christina Aguilera - Hurt

Judul : Hurt
Artis : Christina Aguilera
Album : Back To Basics
Pencipta : Christina Aguilera, Mark Ronson, Linda Perry
Dirilis : 19 September 2006
Genre : Pop

Dengan diiringi alunan piano lembut nan sendu, Christina Aguilera yang dikenal dengan kekuatan vokalnya, mencoba menceritakan kepedihan mendalam yang ia rasakan saat ditinggal oleh sang ayah. Kepedihan yang dibalut oleh rasa penyesalan karena selama bertahun-tahun ia menyalahkan sang ayah yang dianggap telah menelantarkan keluarganya.

Ya..Christina Aguilera memang memiliki sejarah kelam di masa lalunya karena orang tuanya bercerai saat ia masih berumur 6 tahun. Hampir sepanjang hidupnya ia menolak untuk berkomunikasi dengan sang ayah. Bahkan ia sempat mengungkapkan kebenciannya itu dalam beberapa singlenya terdahulu seperti I'm OK dan Oh Mother. Namun kini ia mengaku menyesali semua sikapnya itu. Betapa inginnya ia bertemu sang ayah dan mengungkapkan bahwa sesungguhnya ia sangat menyayanginya. Namun sayang, semua itu adalah sebuah penyesalan yang terlambat baginya.

Single Hurt ini ditulis oleh Christina Aguilera bersama Mark Ronson dan dibantu oleh Linda Perry. Masih ingat dengannya kah? Yups, Linda Perry adalah pentolan grup rock 4 Non Blondes yang beken dengan single What's Up di awal era 90-an. Linda Perry membantu menulis lagu ini dalam suasana berkabung dikarenakan meninggalnya sang ayah setahun sebelum Christina Aguilera memintanya untuk membantu menulis lirik lagu Hurt ini. Klop deh.

Single Hurt dijadikan sebagai single kedua dari album ke-6 milik penyanyi diva pop kelahiran New York ini yang diberi tajuk Back To Basics. Sebenarnya sih, pada awalnya single Candyman yang digadangkan sebagai single kedua. Namun RCA Records, selaku labelnya, memutuskan untuk menjadikan single Hurt menjadi single kedua di album ini dengan harapan akan bisa mengikuti kesuksesan single Beautiful yang populer pada tahun 2004 dan sama-sama bernuansa pop balad.

Dan keputusan ini memang tidak salah. Dengan lirik lagu yang menyiratkan kepedihan dan penyesalan mendalam, serta dinyanyikan dengan sepenuh hati oleh Christina Aguilera, single Hurt berhasil terjual lebih dari 1,2 juta kopi dan menjadi hits di tangga lagu seluruh dunia. Hurt juga mendapat berbagai apresiasi positif dari para kritikus musik dunia.

Ada banyak pesan moral yang disampaikan oleh lagu ini. Terutama bagi kita yang selama ini sering berselisih paham dengan orang tua atau bahkan putus kontak dengan mereka. Ada sebagian dari kita yang menyalahkan orang tua karena menganggap bahwa perbuatan dan keputusan yang mereka buat di masa lalu telah menyakiti atau bahkan menghancurkan kehidupan anak-anaknya di masa mendatang. Tapi sadarkah kita bahwa tanpa orang tua, mungkin kita tak akan pernah ada? Mereka adalah orang-orang yang membawa kita hadir ke dunia ini. Mereka adalah dua orang yang pertama kali menyayangi kita bahkan sejak kita belum lahir. Tak inginkah kita untuk membalas cinta kasih mereka? Cobalah untuk menyesali perbuatan dan kesalahan kita selagi mereka masih ada. Jangan sampai kita menyesalinya di hadapan pusara mereka.






Sabtu, 19 September 2015

Hoobastank - If I were You

Judul : If I were You
Artis : Hoobastank
Album : Every Man For Him Self
Pencipta : -
Dirilis : 1 Mei 2006
Aliran : Post-Grunge

Dalam hidup anda mungkin pernah bertemu dengan orang yang, menurut anda, sudah memiliki segalanya tapi tetap saja masih mengeluhkan hidupnya. Tampangnya sudah cakep, hartanya melimpah, jabatannya lumayan, populer iya. Dari tukang sayur sampai biduan orkes kenal sama dia. Tapi kok masih saja setiap hari ada saja yang dia keluhkan. Padahal menurut anda, kehidupannya sudah nyaris sempurna deh. Apapun akan anda berikan asal bisa jadi seperti dia. Jika anda jadi dia pasti anda akan sangat bersyukur.

Nah keadaan semacam inilah yang kemudian menginspirasi grup rock asal California, Hoobastank, saat menulis lagu If I Were You. Lagu ini lalu dimasukan ke dalam album ketiga mereka yang diberi judul Every Man For Himself yang diluncurkan pada tahun 2006 silam. Doug Robb, sang vokalis sekaligus pentolan Hoobastank mengatakan lagu ini terinspirasi oleh NHL Strike dan tour barengnya bersama grup rock Velvet Revolver. "Saya mengamati mereka. Mereka punya hampir segalanya namun tak menghargainya," tutur pria kelahiran 2 Januari 1975 ini.

Untuk pembuatan video klip lagu ini diserahkan kepada Hype Williams dulu pernah menyutradarai video klip No Scrub milik girlband TLC. Video musik If I Were You sendiri pun tergolong sederhana tapi masih enaklah untuk ditonton.

Walaupun single lagu ini tak sesukses hits mereka The Reason yang populer di awal tahun 2004. Namun untuk saya pribadi, saya lebih menyukai lagu ini dari pada The Reason. Alasannya simple, aransemen musik dan liriknya lebih mengena. Btw, grup yang pada awalnya beraliran punk-ska ini pernah 3 kali menggelar konser di Jakarta dan Bali lho. Yang terakhir itu bulan Desember 2009 kalau nggak salah. Anda sempat nonton? Yuk bagi ceritanya disini.